BELANJA ONLINE

19 Jul

Proses jual beli sudah terjadi sejak jaman dahulu, sejauh ini belum ada sumber resmi sejak kapan awal mula adanya jual  beli, dahulu ketika belum ada mata uang yang di gunakan untuk membayar barang yang di beli, manusia masih menggunakan sistem barter dengan tukar menukar barang. Proses  jual beli biasanya  terjadi di   pasar dimana bertemunya penjual dan pembeli, melakukan negosiasi harga, jika terjadi kesepakatan maka barang di bayar.

Tempat untuk transaksi jual beli biasanya di pasar, toko, mini market atau supermarket  dll. Di tempat tersebut biasanya terjanya jual beli secara langsung, dimana antara pembeli dan penjual bertemu  untuk melakukan transaksi. Barang yang di jual ada yang bisa di tawar harganya atau ada juga yang sudah menggunakan harga pas (tidak bisa di tawar harganya). Barang yang harganya bisa di tawar biasanya yang di jual di pasar-pasar, sedangkan untuk minimarket dan supermarket biasanya menggunakan harga pas.

Proses terjadinya proses tawar menawar harga menjadikan interaksi yang lebih intens antara pembeli dengan penjual,  di butuhkan kesabaran dan kepandaian untuk menawar harga sehingga di dapatkan harga yang lebih murah di bandingkan dengan harga yang di tawarkan.

Untuk transaksi pembelian barang yang harga pas, prosesnya sangat simpel. Lihat barang, lihat harganya jika cocok maka di ambil serta di bayar di kasir.

Kemajuan teknologi khususnya internet, sedikit banyak mengubah perilaku produsen dalam menjual dan perilaku   konsumen dalam  mendapatkan barang. Karena proses jual beli bisa dilakukan secara online, di mana calon pembeli memilih barang yang akan dibeli secara online menggunakan computer yang terhubung di internet.  Dengan aplikasi online, barang yang akan di beli bisa di pesan lalu dibayar  menggunakan jasa bank, bisa transfer via atm atau langsung bayar ke bank dengan alamat rekening yang sudah ditentukan oleh penjual.

Setelah transfer sudah dilakukan maka biasanya barang akan di kirim ke alamat pembeli oleh jasa pengiriman, sehingga pembeli cukup di rumah dan barang akan di antar sesuai alamat.

Untuk urusan belanja  ada jenis orang yang sangat suka belanja online, dan ada juga orang yang lebih suka belanja secara langsung. Namun tentunya ada juga orang yang suka keduanya.

Menurut orang yang suka belanja online berpendapat jika belanja secara langsung cukup ribet, lelelahkan dan ada kecederungan malas tawar menawar harga.Biasanya orang tipe ini sibuk dengan pekerjaannya, namun jangan salah jika  ada orang yang tidak sibuk tetap suka belanja online.

Sedangkan orang yang suka belanja secara langsung beranggapan jika belanja tidak puas jika tidak melihat secara langsung barang yang akan dibeli, baik itu kualitas atapun size barang yang akan di beli, meskipun orang dengan tipe ini tidak puya banyak waktu untuk belanja. Selain itu ia masih meragukan keberhasilan belanja online, ada ketakutan barang yang sudah di bayar tidak di kirim.

Menurut pendapat penulis belanja online tetap perlu, karena tidak semua barang yang kita butuhkan ada di pasaran. Ada beberapa jenis barang hanya bisa di dapatkan secara online. Kalaupun ada,  harganya mahal. Namun ada satu hal yang mengelitik penulis jika barang yang di beli secara online sebenarnya banyak di pasaran dan untuk mendapatkannya lebih mudah dan cepat jika di beli secara langsung.

Contoh penulis ingin mempunyai kamera untuk memfoto obyek bawah air dengan kemampuan  bisa wifi, ternyata barangnya langka dan harganya di atas 4 juta. Dengan online penulis bisa mempunyai banyak pilihan karena kamera dengan kreteria  seperti itu ada dan harganya kisaran 500 ribu ke atas. Sehingga mempunyai pilihan yang lebih banyak untuk meimilih sesuai dengan kualitas dan kemampuan keuangan.

Apakah belanja online bisa di percaya ? tentunya butuh kehati-hatian dan kecermatan dalam melakukan belanja online. Pilihlah penyedia belanja online yang dapat di percaya. Biasanya penyedia jasa belanja online ibarat Toko (penulis menyebutkan istilah  Toko untuk penyedia jasa online misalkan Lazada,  tokopedia dll) yang memajang barang yang sebenarnya barang itu milik supplier , sehingga jika kita membeli barang tersebut kita membayar ke Toko bukan ke supplier, baru setelah barang tersebut kita terima maka toko akan membayarkan ke supplier.

Hal ini memungkinkan jika kita sudah membayar dan ternyata barang tidak sampai maka Toko tersebut akan mengembalikan uang yang sudah kita bayar. Kejadian ini di alami oleh teman penulis.

Butuh kejelian dan ketelitian dalam belanja online karena untuk barang yang sama, toko yang sama namun harganya bisa beda serta waktu pengiriman juga beda, hal ini tergantung dari supplier yang menyediakan barang ke toko tersebut, karena bisa barang yang akan kita beli berasal dari luar negeri sehingga harganya lebih mahal serta memerlukan waktu pengiriman sampai ke alamat bisa satu bulan, namun jika barang yang di beli   dekat dengan kita maka hanya butuh waktu pengiriman 1 s-d 3 hari setelah barang di bayar.

Dengan adanya belanja online sebaiknya kita bisa menggunakannya secara bijak, bagiamanapun juga kita tetap butuh sosialisasi dengan orang lain dengan melakukan belanja secara langsung jika barang itu memang ada di sekitar kita namun tidak ada salahnya jika kita melakukan secara online jika memang barang yang kita butuhkan lebih mudah dan murah kita dapatkan. Kemajuan teknologi sebaiknya jangan menjadikan kita korban, menjadikan orang yang jarang bersosialisasi atau justru menjadi antipati dengan teknologi itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: