Foto Purworejo Kutoarjo: Membangkitkan Memori Kenangan Lampau Melalui Foto (Bag.II)

21 Apr

Ada anggapan bahwa  Purworejo identik dengan istilah kota pensiun, artinya banyak warganya yang bekerja di luar daerah sedangkan yang di Purworejo adalah para pensiunan yang menghabiskan masa tuanya. Nantinya para perantauan di luar daerah ketika sudah memasuki masa pensiun akan kembali ke Purworejo.

Terlepas apakah sebutan kota pensiun benar atau tidak, namun sepengetahuan penulis kondisi dan situasi di Purworejo adem ayem, cocok untuk tempat tinggal sambil menikmati masa pensiun. Bagi perantauan yang di luar daerah atau bahkan luar negeri pasti banyak  kenangan tentang Purworejo.

Berikut ini penulis tampilkan foto foto yang sempat penulis abadikan, pastinya ada perbedaan dengan memori pembaca yang dulu pernah di lihat / di alami, namun ada yang tidak terlalu berubah di bandingkan dulu.

 

Batoh.

batoh

Foto di di atas adalah palang kereta api di Mbatoh Bayan, seingat penulis dari tahun  1992 an sampai 2016 tidak banyak berubah, masih seperti dulu. Ketika foto ini di abadikan, jalur kereta api sudah tidak aktif.

Eks Bioskop Bagelen

Bioskop bagelen

Di era akhir 80 dan awal 90 an , penulis pernah beberapa kali nonton film di bioskop bagelen, sekarang bioskop sudah tidak ada dan di ganti gedung kesenian  Sarwo Edhie Wibowo. Sedangkan di sebelah utara adalah pasar  sementara  ( disepanjang jalan ) untuk menampung pedagang pasar Balidono yang terbakar.

 

Jembatan Bogowonto

bogowonto

Dulu seingat penulis ketika tahun 90 an, di barat jembatan banyak anak sekolah yang nongkrong sambil menanti  angkutan untuk pulang sekolah. Ada juga anak sekolah yang hobinya nongkrong di sini , kalau sekarang tidak tahu apakah masih di gunakan untuk tongkrongan. Secara fisik tidak banyak yang berubah.

 

Eks. Bioskop Pusaka

eks.pusaka

Bioskop Pusaka atau Pusaka Teater adalah tempat tongkrongan yang favorit sampai tahun 90 an. Penulis beberapa kali nonton di sini.  Secara kualitas lebih bagus di bandingkan bioskop bagelen. Setahu penulis bioskop ini dulu terbakar lalu terlantar. Sekarang menjadi Plaza Jodo.

 

Gedung Wanita

gedung wanita

Baik Gedung maupun jalan dan sekitarnya  dari dulu sampai sekarang tidak banyak perubahan.

 

GOR WR Supratman.

gor wr supratman

Dahulu  penulis punya teman yang berantem / duel  di komplek gedung ini (awal 90 an), selain tempatnya luas juga sepi.  Kadang di gunakan untuk tongkrongan dan pentas musik. Sekarang selain Gedung, ada taman yang dulunya berada di utara Tugu  Ahmad Yani.

 

Lapangan Tembak Sekip Bayan.

IMG_3525 copy

Ketika penulis masih SD di era 80 an.  Sering terdengar suara tembakan dari tentara yang latihan di sini. Menurut cerita teman yang rumahnya di sekita sini, dulu sering mencari peluru bekas tembakan yang ada di tebing tanah.  Pernah nonton Gestrek di lapangan ini sekitar awal 90 an.

 

Alun alun depan kantor Bupati.

kantor bupati

Di sini  biasanya tempat nongkrong ketika  pulang sekolah gasik, sampai sekarang tempatnya nyaman untuk santai dan rekreasi. Sambil menikmati suasana kota Purworejo.

 

Patung WR Supratman / Panthok.

panthok2  Apa yang beda sekarang? Masih hampir  tidak berubah. Bangunan di sekitarnya juga masih seperti dulu.

 

Prapatan SGO

SGO

Penulis menyebutnya perapatan SGO, ketika penulis  sekolah di Purworejo di awal tahun 90 an, kondektur atau sopir Kopada sering menyebutnya  dengan sebutan SGO. Padahal sekolah ini sudah tidak ada Karena berubah menjadi SMA Negeri 2. Sekarang  menjadi SMA N 6. Dulu ada halte bis  (tampak di foto dekat bis yg ada di Gambar) tempat anak sekolah menunggu angkutan (Minibus, Kopada atapun Bis) Seingat penulis dulu tarif Purworejo Kutoarjo  kalau naik Kopada adalah  Rp. 150,- , Jika naik Bis atau Minibus Rp 100,-.

 

Depan TMP Projo Handoko Loyo.

TMP Projo Handoko Loyo

Kalau tidak salah ini berada di desa Seren, Berada di jalur lingkar. Sekarang jalannnya sudah di Beton.

Demikian beberapa foto yang sempat penulis abadikan, bagaimanapun juga Purworejo merupakan tempat yang dulunya memiliki  sejarah yang tidak pernah di lupakan.

Satu Tanggapan to “Foto Purworejo Kutoarjo: Membangkitkan Memori Kenangan Lampau Melalui Foto (Bag.II)”

  1. joko Mei 6, 2016 pada 12:07 pm #

    Ono fotone bioskop pelangi karo sawunggalih ra…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: