Purworejo- Kutoarjo : Idhul Fitri 1431 H, Pulang Mudik Bernostalgia Dengan Kuliner Tradisional

24 Agu

Pulang kampung merupakan tradisi tahunan menjelang lebaran Idhul Fitri, dengan suka cita dan harapan yang menggebu-ngebu agar setiap lebaran bisa mudik untuk bersilaturahmi  dengan keluarga dan sanak saudara di desanya. Kenangan masa lalu di kampung seakan menjadi magnet yang luar biasa bagi perantau, sehingga mudik menjadi “wajib” untuk di lakukan.

Kabupaten Purworejo merupakan salah satu daerah yang penduduknya banyak yang merantau di kota-kota besar, khususnya JABODETABEK. Banyak diantara perantau yang sudah berhasil dan menetap di kota besar. Namun demikian jika hari raya Idhul Fitri banyak diantara perantau yang pulang kampung.

Bertemu dengan keluarga dan sanak saudara meupakan tujuan utama para pemudik yang pulang kampung, selain itu akan lebih afdol dan jika dapat menikmati makanan/kuliner tradisional yang dulu sering di nikmati. Apalagi sejak di kota hampir tidak pernah menikmati makanan tersebut, karena tidak ada. Mungkin sudah sering makanan fast food, dan hampir tiap hari bosan dengan menu daging dan ikan.

Banyak makanan khas Purworejo yang sekarang masih ada dan di jual, tentunya itu tergantung daerahnya/kecamatan. Misalkan:

–          Tiwul ireng

–          Geplek/binggel

–          Clorot

–          Pecel

–          Gadungan

–          Jenang candil

–          Sengkolon

–          Tape ketan

–          Sagon

–          Dll

Makanan-makanan tersebut masih banyak di jual di pasar-pasar tradisional di kabupaten Purworejo

Timur pasar Kutoarjo, 2010 (by: ngangkasi)

Selain itu banyak makanan yang  cukup terkenal misalkan:

–          Sate winong

–          Bakso P.Marto, Kombi dll

–          Bebek goreng P Dargo

–          Dawet Butuh

–          Dll.

Bagi pemudik yang ingin bernostalgia dengan  kuliner tradisional tentunya bisa merencanakan dari sekarang sebelum mudik (mungkin bisa pesan ke saudaranya di kampung)agar nanti jika sudah di kampung bisa merasakan atau mempunyai waktu untuk mencarinya.

Utara pasar Kutoarjo, 2010 (by:ngangaksi)

Jika pemudik ingin lebih tahu makanan pembangkit nostalgia, cobalah jika di kampung berkunjung ke pasar-pasar tradisional yang dulunya sering dikunjungi, misalkan Pituruh, Kemiri, kutoarjo dll, tentunya akan menemukan banyak makanan khas yang harganya murah.

Selamat hari Raya Idhul Fitri 1431 H

2 Tanggapan to “Purworejo- Kutoarjo : Idhul Fitri 1431 H, Pulang Mudik Bernostalgia Dengan Kuliner Tradisional”

  1. azharjailani April 27, 2012 pada 7:50 am #

    assalamualaikum… saya dari malaysia. mungkin datuk dan nenek saya berasal dari kutoarjo.. cerita dari ibu saya yang ayah dan ibunya (embah saya)berasal dari sini (mereka berhijrah ke daerah muar,negeri johor negara malaysia sekitar 1920an) makanan seperti tiwul dan ubi geplek pernah dimasak oleh ibu saya sewaktu saya kecil..katanya ini makanan tradisi orang jawa yg dipelajari dari embah saya. saya berhajat suatu hari nanti utk datang melawat tanah tumpah darah embah saya dan mencari saudara-mara disana…

  2. ngangkasi Mei 4, 2012 pada 2:38 pm #

    wa’alaikum salam wr.wb
    makanan tiwul dan gaplek sampai saat ini masih di jual di beberapa pasar tradisional di daerah Purworejo, selain itu masih banyak makanan tradisional yang mudah di jumpai di pasar tradisional. di blog ini ada beberapa tulisan tentang Purworejo (makanan/kuliner, foto, pasar dll)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: