Alun-Alun Kutoarjo Kab. Purworejo

20 Mei

Author : Http://ngangkasi.wordpress.com

CIMG0012Kutoarjo sebagai kota kecamatan mempunyai alun-alun yang luasnya dua x lapangan sepak bola dan berada di jantung kota Kutoarjo. Yaitu sebuah tanah lapang yang digunakan untuk olahraga dan kegiatan upacara bendera serta sebagai tempat public. Istilah alun-alun kadang mempunyai perbedaan di tulisan dan luas serta fungsinya, Jika di daerah jawa timur di tulis alon-alon sedangkan di Bandung alun-laun adalah tanah berupa taman yang tidak begitu luas di Pusat kota. (penulis sempat kaget ketika melihat alun-alun di Kota Bandung karena tidak bisa untuk olahraga sepak bola)

Secara letak alun-alun kutoarjo berada di pusat kota berada utara jalan negara, atau kalau dari arah jogja terdapat di sisi kanan. Di sekeliling alun-alun terdapat trotoar yang digunakan untuk pejalan kaki, namun jika malam hari untuk pedagang makanan. Setelah trotoar, terdapat jalan raya yang mengelilingi alun-alun. Sebelah timur alun-alun (diseberang jalan) terdapat SDN 1 Kutoarjo dan SDN Sawunggaling, Sebelah utara terdapat Perpustakaan Daerah dan Pendopo serta rumah dinas wakil bupati Purworejo. Sebelah Barat terdapat masjid Agung Kutoarjo dan sebelah selatan terdapat pertokoan yang menghadap ke arah utara /alun-alun.

Di tengah alun-alun terdapat sebuah pohon Beringin yang cukup lebat dan besar sehingga di bawahnya sangat teduh, di sebelah selatan bagian tengah teradapat sebuah tugu, meskipun di sekitar tugu tersebut sudah dibangun taman, namun Tugu tersebut masih di jaga dan di pertahankan karena konon mempunyai nilai sejarah perjuangan. Alun-alun bagian timur biasa di gunakan olahraga sepak bola karena terdapat gawang.

Pagi hari banyak orang yang olahraga / jogging di trotoar sekeliling alun-alun, jika sudah agak siang jam 7 s-d 10 biasanya digunakan untuk olahraga anak-anak sekolah, namun di bagian selatan dekat jalan raya biasa di gunakan untuk tempat jualan, es, bubur ayam dsb. Menjelang sore hari jam 16.00 mulai banyak para pedagang yang berjualan di alun-alun mempersiapkan dagangan dan mendirikan tenda, sehingga jam 17.00 sudah ramai warung tenda yang sudah buka.

Para pedagang menggunakan trotoar di sekiling alun-alun untuk berjualan, adapun trotoar yang digunakan yaitu sebelah barat, selatan dan timur, untuk bagian utara tidak ada yang berjualan, dan biasa di gunakan untuk arena dugem anak muda. Adapun jenis makanannya yaitu pecel lele, ayam, bakso, mie ayam, sate madura, bubur madura, gorengan, wedang ronde, jagung bakar, steak, nasi kuning, roti bakar, martabak, siomay dll.

CIMG0016

Gb. Pojok utara timur alun-alun

Para pedagang menggelar dagangan biasanya sampai habis atau ada yang sampai subuh, sehingga tidak perlu khawatir jika malam atau dini hari jika ingin makan di alun-alun masih ada pedagang yang buka dan menyediakan makanan. Mengenai harganya relatif murah jika di bandingkan dengan harga makanan kota-kota besar.

Selain sebagai kegiatan yang rutin, alun-alun digunakan untuk kegiatan yang sifatnya temporary misalkan pasar malam, pertunjukan Band, kompetisi sepak bola, dsb. Sehingga keberadaan sebuah tanah lapang yang luas di tengah kota sangat penting baik untuk ruang public, perekonomian, olah raga dan ceremony. Alun-alun merupakan oases di tengah kepadatan gedung-gedung dan hiruk pikuk kehidupan kota. Meskipun kota Kutoarjo masih relatif sejuk, tingkat kepadatan gedung dan penduduk relatif masih rendah namun keberadaan sebuah alun-alun semakin mempercantik dan memperindah kota. (ngangkasi

2 Tanggapan to “Alun-Alun Kutoarjo Kab. Purworejo”

  1. Rafly Juni 15, 2010 pada 3:01 pm #

    Namaku Rochim Pranoto Aku dulu punya sahabat namanya Bambang SURYOATMOJO panggillannya A’at asli wong Kemiri KIdul Kutoarjo.Th 1972 merantau ke Surabaya sekolah di SMA Budi Luhur lulus Th 1974kemudian bekerja di bagian Admin Pelayaran di Surabaya.Th 1981 pulang ke Kutoarjo aku ngantar sampai Sta. Semut.Waktu di Sby beliau tinggal di JL Jepara VIII/10.Pada th 1981 aku diterima kerja di Pt.Badak.lng Bontang ( Kal-Tim).jadi sdh hampir 30 th an nggak ada kontak.Ciri 2 beliau Tinggi wajah model rambut persis plek kayak penyanyi Eddy Silitonga pada thn 1975,usia nya sekarang kiro2 ya 55th. mudah2 an bisa membantu , matur nuwun sanget.No hp081230451586

  2. Fandy Ricky Ramadhani Mei 1, 2016 pada 2:41 pm #

    Sekedar nglepas uneg-uneg kampung halaman….Alun-alun utawa dalane saiki langganan kebanjiran….(baca berita suara merdeka, maret 2016)….mbiyen bedo karo saiki…alun2 iki biyen panggonanku bal-balan….jaman semono ora ono trotoare…lha saiki dibendung keliling trotoar, nang njero sampinge trotoar dipasang kalen jero tapi buntu, malah dalane ora ono saluran kalen…lha arep mili ngendi banyune???…konsep-e apik, mungkin ben dadi drainase peresapan alias “hidrologi berkelanjutan” sing artine banyu ditahan didaratan tidak langsung dibuang kesaluran alam (sungai), tapi salah etung kayane…hehe…ngresepe banyu wektune suwe, daya resepe lemahe terbatas (opo maneh dipasangi plesteran…sing ngrencanake piye kuwi….sing penting dadi “proyek” …..sing ngresep dibanding karo udane gede banyu udane yoooo…dadine banjir langganan….hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: