Kuliah, Sarjana, Menganggur : Antara Beban, Solusi dan Antisipasinya

12 Mei

Jika kita perhatikan pemberitaan media sekarang ini banyaknya PHK (pemutusan hubungan kerja) yang terjadi dan angka pengangguran yang cukup tinggi, bahkan yang memperihatinkan adalah banyak diantara mereka adalah pengangguran terdidik yang notabenenya adalah angkatan kerja yang seharusnya sudah memiliki bekal ketrampilan dan keilmuan yang cukup tinggi dibandingkan dengan lulusan SLTA.

Namun kalau penulis amati dari kacamata penulis sebagai seorang pekerja, sebenarnya ada pekerjaan bagi sarjana namun tidak mudah menemukan orang yang sesuai /cocok untuk pekerjaan tersebut karena ada hal-hal belum memenuhi syarat/faktor X. Biasanya para lulusan sarjana masih minim ketrampilannya dan rasa idealismenya yang tinggi, namun hal tersebut mungkin pengaruh dari kurikulum yang digunakan selama ini.

Berikut ada hal-hal yang dapat penulis sampaikan sebagai masukan, adapun masukkan ini berdasarkan pengalaman dan pengamatan yang penulis lalukakan baik ketika masih sebagai mahasiswa dan sekarang sebagai pekerja. Mungkin bagi sebagian orang hal dibawah ini kurang cocok:

  1. Jika Anda baru masuk kuliah/semester awal (semester 1 s-d semester 3)

Awal kuliah biasanya adaptasi dengan lingkungan baru, baik lingkungan kampus maupun lingkungan tempat tinggal / kos ( bagi yang kos) sebaiknya pada awal semester harus rajin belajar dan rajin masuk kuliah sehingga nilainya bagus dan tidak ada matakuliah yang mengulang, sebaiknya IP nya diatas 3 karena Anda bisa mengambil beasiswa dan di semester depan tidak dibebani dengan matakuliah yang belum lulus. Jangan sampai IPK nya NASAKOM (nasib satu koma). Adakalanya ketika kuliah ada masa –masa jenuh dan malas, sehingga jika ini terjadi Anda sudah mempunyai tabungan nilai yang bagus di semester awal.

Disamping kuliah cobalah ikut kegiatan kemahasiswaan, hal tersebut dapat mengasah soft skill yang tidak didapatkan di bangku kuliah, misalkan kemampuan berorganisasi, berbicara didepan umum/forum, membuat proposal, pengalaman kepanitiaan dan menambah wawasan dan relasi. Namun jangan sampai mengganggu kuliah.

Sebaiknya jangan hanya 3K (kos,kuliah, kantin) isilah waktu di luar kuliah untuk kegiatan kemahasiswaan dan organisasi, karena kegiatan tersebut sangat bermanfaat jika Anda lulus, kadang dari kegiatan tersebut ada tawaran pekerjaan sambilan sehingga Anda dapat kuliah sambil bekerja.

2. Semester pertengahan (semester  4 s-d semester 5)

Pada semester ini Anda masih punya kesempatan untuk memperbaiki nilai kuliah jika masih ada yang ‘jeblok’, jika IP nya sudah bagus maka pertahankan dan tingkatkan, lalu mulai ancang-ancang untuk mengambil skripsi / TA. Anda juga masih bisa untuk ikut kegiatan kemahasiswaan, namun  sebaiknya lebih selektif. Jika mempunyai kelebihan kemampuan  coba kembangkan  siapa tahu ada manfaatnya, misalkan pemrograman software, olahraga, seni atau internet. Kadang pekerjaan / penghasilan muncul berawal dari hoby dan ketrampilan. Jika pekerjaan tidak mengganggu perkuliahan mengapa tidak di laksanakan  apalagi jika pekerjaan tersebut mendorong semangat Anda untuk kuliah, sebaiknya jangan berprinsip kerja setelah lulus kuliah karena bisa menghilangkan peluang emas karena setelah lulus bisaanya relasi Anda berkurang (teman kuliah, dosen, dll)

3. Semester Akhir

Apakah Anda siap dan  mempunyai gambaran setelah lulus kuliah? Tanyakan pada diri sendiri, jika sudah maka Anda Cukup beruntung dan dapat sebagai motivasi belajar. Tapi jika belum maka Anda masih mempunyai  kesempatan yang cukup bagus karena kehidupan setelah lulus kuliah cukup membosankan jika Anda menganggur serta bisa menjadi beban moral.

Ada baiknya Anda tidak hanya focus pada TA/Skripsi, karena kemungkinan Anda sudah tidak banyak mengambil beban SKS maka Anda dapat mencari informasi mengenai pekerjaan yang naninya di harapkan. Hal ini dapat dikemas dalam bentuk PKL(praktek kerja lapangan) jika ada matakuliah tersebut atau KKN, PPL dan TA atau Skripsi. Manfaatkan matakuliah tersebut sebagai media Anda untuk mencari informasi dan peluang, jangan hanya memandang sebagai beban. Keuntungannya adalah Anda masih mempunyai  PD yang tinggi dibandingkan ketika Anda sudah lulus kuliah.  Tidak menutup kemungkinan Anda mendapat tawaran pekerjaan sebelum Anda lulus (tidak sedikit mahasiswa yang mengalami hal tersebut).

Mungkin jenis pekerjaan dan gajinya belum ideal, namun sebaiknya jangan hanya terpaku pada gaji  karena kehidupan setelah lulus kuliah akan sangat berbeda jika di bandingkan Anda masih berstatus sebagai mahaiswa.

4. Baru Lulus/Wisuda

Jika anda berniat langsung bekerja maka segera beraksi, selagi masih banyak teman dan relasi (teman yang belum lulus atau dosen) carilah info yang sebanyak-banyaknya dari teman, kampus atau media cetak. Sebaiknya peluang sekecil apapun jangan di lewatkan, coba kurangi idealisme yang tinggi, misalkan hanya mau bekerja pada pekerjaan yang sesuai dan gajinya tinggi. Ingat keadaan perekonomian masih krisis. Sebaiknya pikirkan jika ada tawaran pekerjaan yang  kesannya sepele, karena biasanya pekerjaan tersebut merupakan pintu menuju ke pekerjaan yang Anda harapkan. Ingat semakin Anda menganggur maka semakin besar beban moral Anda.

Namun sebaiknya Anda tatap tenang dan jangan ‘grusa-grusu’ serta masih selektif karena kadang ada lowongan yang sifatnya pengumpulan dana yang justru pekerjaan yang di janjikan tidak sesuai, misalkan lowongan yang memunggut uang administrasi, perangko balasan dan cirinya tiap hari membuka info LOWONGAN.

5. Sudah lama lulus dan sering di tolak bekerja.

Coba cek kemampuan Anda, mungkin secara keilmuan kurang namun secara materi cukup, atau Anda merasa bisa tapi sering ditolak  bekerja. Disini perlu kesabaran dan ketenangan, mungkin ada maksud lain di balik kegagalan Anda, mungkin Anda berhasil dalam bidang usaha/wiraswasta, sehingga jika ada niat dan keingininan cobalah berwirausaha/wiraswasta.

Hal hal diatas hanya masukkan dari penulis berdasarkan pengalaman selama ini, semoga bermanfaat. (ngangkasi)

Satu Tanggapan to “Kuliah, Sarjana, Menganggur : Antara Beban, Solusi dan Antisipasinya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: