Generasi Bahasa Pemrograman II : Membuat Program Menggunakan Assembly

4 Mei

Bahasa Asembly merupakan bahasa pemrograman generasi II yang relatif sulit karena pemrograman ini lebih dekat ke bahasa mesin, dimana programer harus memahami sistem bilangan biner, hexa dan desimal, namun di balik kesulitasn tersebut tersimpan ‘power’ rahasia dari bahasa pemrograman, karena orang yang pandai bahasa assembly maka baginya mudah untuk mengutak-atik software(virus, password, security, jaringan dll)sehingga bagi Anda yang minat ke bidang tersebut sebaiknya memperlajari bahasa Assembly . Untuk membuat program Assembly di perlukan :

  1. Software Assembly (file Tasm.exe dan Tlink.exe). disini menggunakan Tasm versi 5 yang banyak terdapat internet.(jika tidak menemukan hub. ngangkasi)
  2. Editor yang digunakan untuk menuliskan kode program, di sini menggunakan EDIT yaitu editor under DOS.

Agar program yang sudah di buat dapat di eksekusi, maka perlu pengaturan peletakannya pada folder program assembly

  1. Instal program Assembly, letakkan foldernya di C:/Tasm
  2. Selanjutnya semua file program yang di buat letakkan di C:/Tasm/Bin
  3. Amati di folder tersebut harus ada file Tasm.exe dan Tlink.exe

Untuk mencoba programnya, coba ikuti langkah berikut :

  1. Masuk ke under Dos, dari star klik run ketikkan cmd atau dari start-program-acssessoris-Command Promt
  2. Masukklah ke C:/
  3. Ketikkan Cd Tasm, jika sudah masuk ke folder Tasm ketiklah Cd Bin
  4. Pada posisi C:/Tasm/Bin, ketikkan EDIT
  5. Setelah masuk ke editor EDIT, ketikkan kode program berikut :

.model small

.code

Org 100h

Proses :

Mov ah, 02h

Mov dl, ‘A’

Int 21h

Int 20h

End proses

  1. Simpanlah kode program tersebut dengan nama A.asm (.asm adalah ekstention program/pengenal file sehingga bisa di eksekusi)
  2. Keluar dari EDIT
  3. Ketika di DOS ketikkan:

C:/Tasm/Bin> Tasm a.asm

Perintah ini akan mengubah file a.asm ke bentuk file a.obj

Selanjutnya ketikkan

C:/Tasm/Bin> tlink/t a

Perintah ini mengubah a.obj menjadi a.com

Hal yang perlu di perhatikan adalah ketika perintah TASM masih muncul error maka lakukan perbaikan dengan cara masuk kembali ke menu EDIT dan lihat pada baris mana kesalahan terjadi. Hal lain yang perlu di perhatikan adalah:

– Jangan menggunakan huruf besar pada perintah tlink/t (TLINK/T)

– Jangan menuliskan .asm pada nama file

  1. Untuk menjalankan hasil program

C:/Tasm/Bin>a (tekan enter)

Sehingga hasilnya :

A

Ha yang perlu di perhatikan:

  1. Desimal

Untuk menuliskan angka dalam bentuk desimal, bisa digunakan tanda ‘d’ pada akhir angka tersebut atau tanpa diberi tanda ‘d’, sehingga setiap angka yang tidak ada embel-embel ‘b’/biner , ‘h’/hexa, maka dianggap desimal.

Misal

mov cx, 26

bisa juga ditulis

mov cx,26d

  1. Biner

Untuk menuliskan angka dalam bentuk biner (0,1), harus ditambahkan tanda ‘b’ pada akhir angka tersebut

Misal

Mov cx, 10000b

  1. Hexadesimal

Untuk menuliskan angka dalam bentuk hexadesimal (0,1,….F), harus di tambahkan tanda ‘h’. Hal yang perlu di perperhatikan bahwa jika angka pertama dari hexa adalah berupa karakter (A,B,C,D,E,F), maka angka 0 di depannya harus di tambahkan. Bila hal ini tidak di lakukan maka assembler akan menganggap sebagai suatu label, bukan sebagai hexa

Contoh benar:

Mov cx, 0Ah

Contoh salah:

Mov cx, Ah

  1. Karakter

Penulisan karakter atau string diapit oleh tanda petik dua (“) atau petik satu (‘)

Contoh

‘ini adalah karakter’ atau “ini adalah karakter”

  1. Komentar

Untuk memberikan komentar pada source file digunakan tanda ‘;’ apapun yang dituliskan dibelakang tanda ‘;’ akan dianggap sebagai komentar.

Contoh

Mov ah, 02h ; copy 02h ke register ah

  1. Perintah Mov

Perintah mov digunakan untuk mengcopy nilai atau angka menuju suatu register, variabel atau memory, adapun syntax untuk perintah Mov adalah :

Mov Tujuan, Asal

  1. Perintah Int

Di dalam Assembly, perintah ini banyak digunakan untuk menginterupsi program agar melakukan sesuai yang di minta perintah int.

Contoh :

Mov ah, 02h ; servis perintah int 21 untuk mencetak karakter

Mov dl, ‘A’

Int 21h ; interupsi untuk mencetak karakter

Error / kesalahan yang sering dialami dalam pemrograman assembly:

1. Salah meletakkan file sehingga muncul komentar file tidak ditemukan

Seharusny diletakann di Tasm/bin, atau folder yang terdapat file tasm.exe dan tlink/exe

2. Salah menuliskan nama file ketika perintah Tasm

C:/Tasm/bin>tasm abc.asm tertukar menjadi C:/Tasm/bin>tasm acb.asm

3. Salah mendeteksi kesalahan pada baris perintah kode program

4. Salah memperbaiki kesalahan

Mov ah. 02h ; servis perintah int 22h untuk mencetak karakter

Yang diperbaiki int22h bukan pada ah.02h

5. Salah menuliskan perintah TLINK/T >

misal tlink\t , tlink/t abc.asm

6. Salah tidak mengeksekusi kembali menggunakan Tasm dan Tlink/t ketika melakukan perubahan program

Anda Dapat Download File dalam bentuk PDF

( Bersambung/Ngangkasi)

3 Tanggapan to “Generasi Bahasa Pemrograman II : Membuat Program Menggunakan Assembly”

  1. Imam Zatnika W Juni 6, 2009 pada 7:31 pm #

    Oke.. Terima kasih atas tutorialnya ya… Hehe..

  2. agus putra April 20, 2010 pada 4:49 am #

    om minta lanjutannya ato minta refresnsi dong tentang bahasa pemrograman generasi 1 ma 2 nya coz kurang kurang bahan nih… ok… tq be4..

Trackbacks/Pingbacks

  1. Aceh-Online - Online Movie,Free Themes,Free Script,Recipe,Kamus Online,Radio Online,Tv Online,Free Software,Mp3 Online,free SMS send - Generasi Bahasa Pemrograman II : Membuat Program Menggunakan Assembly - Mei 16, 2009

    […] Original post:  Generasi Bahasa Pemrograman II : Membuat Program Menggunakan Assembly […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: