POKOKE’

30 Mar

Ketika kita kecil mungkin pernah berantem dengan teman sendiri gara-gara masalah sepele, mungkin kejadian tersebut tidak harus terjadi jika salah salah satu ada yang mengalah atau mengalah. Namun jika semua tetap ngotot, maka ujung-ujungnya adu otot. Tidak hanya monopoli anak kecil, kadang orang yang sudah dewasa berantem gara-gara perselisihan yang tidak dapat diselesaikan, apalagi saat sekarang sering terdengar kabar tawuran anak sekolah, antar warga bahkan anggota dewan.

Mengapa mudah sekali terjadi gesekan yang menyebabkan terjadi perkelahian, biasanya suatu masalah yang timbul antara dua pihak atau lebih tidak ada penyelesaian yang damai, masing masing pihak merasa yang paling benar, atau bahkan menjaga gengsi, sehingga tidak mau mengalah. Disamping itu masih kuatnya ego pribadi masing-masing, merasa dirinya, atau kelompoknya paling benar, padahal kebenaran tidak hanya dilihat dari satu sisi, butuh kearifan untuk tidak menyalahkan pendapat orang lain.

Jika ego pribadi atau kelompok yang diagung-agungkan, maka ujung-ujungnya muncul istilah pokoke’, ya suatu istilah yang membenarkan pendapatnya dan menyalahkan pendapat orang lain. Sehingga ‘pokoke’ harus begini kalau tidak berarti salah.

Istilah ini cenderung meluas dengan maksud untuk memenangkan keinginan dan kemauannya, misalkan pokoke’ yang jadi ketua harus si A. Apalagi sekarang ini lagi ramai-ramainya pemilu dengan puluhan partai dengan berbagai macam caleg-caleg yang maju di pemilu.

Bagaiman istilah pokoke’ digunakan, jika pedagang mungkin lebih senang istilah bathine’(untungnya)…. (bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: