Kutoarjo, Purworejo : Musim Kemarau serta Musim buah apa yaa….?

6 Jul

Negara Indonesia mempunyai  dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan, biasanya musim kemarau terjadi pada  bulan Mei – Oktober, sedangkan musim penghujan pada bulan Nopember – April meskipun setiap tahun terjadinya musim bisa berbeda-beda, artinya bisa maju atau mundur.

Musim kamarau biasa dikenal dengan musim kering, atau kekeringan dimana air tidak melimpah karena tidak ada hujan sehingga di daerah-daerah tertentu terjadi kekeringan. Akibat musim ini yaitu tanah mengering dan  merekah sehingga rumput kering dan mati, banyak tanaman yang layu dan daunnya rontok atau meranggas. Banyak sumber air yang mati tidak mengeluarkan air, sungai ada yang mengering sehingga danau atau waduk menjadi dangkal dan bahkan ada yang kering.

Musim penghujan dikenal dengan musim basah karena air melimpah ruah sehingga di daerah tertentu terjadi banjir. Pada musim ini hujan bisa terjadi setiap hari dan bahkan berhari-hari sehingga matahari hampir tidak pernah terlihat karena tertutup awan hitam. Kondisi tanah basah dan becek karena tergenang air, namun rumput dan tanaman tumbuh dan subur kembali.

Bencana yang terjadi karena musim kemarau dan penghujan misalkan banjir, tanah longsor, kebakaran, kekeringan dll biasanya disebabkan karena kelalaian manusia. Hal ini terjadi karena manusia tidak bisa menjaga alam, misalkan menebang pohon sembarangan, tata kota atau pemukiman yang sembarangan, mendirikan bangunan di daerah terlarang/berbahaya, penggunaan air yang berlebihan dll.

Saat ini bulan Juli sehingga sedang terjadi musim kemarau, bagaimana musim kemarau saat ini di Purworejo? Jika dilihat dari waktunya, saat ini musim kemarau belum nampak terlihat adanya bencana atau kesulitan yang diakibatkannya, karena bisa dikatakan musim kemarau ini adalah musim kemarau basah. Hal ini menurut beberapa pendapat orang, memang pada awal musim kemarau masih terjadi hujan sehingga sampai saat ini kondisi tanah belum terlalu kering, rumput  dan pepohonan masih subur, sungai masih banyak mengalirkan air dan belum ada berita kekeringan yang biasanya terjadi di sebagian daerah perbukitan dan lereng pegunungan.

Musim kemarau selain identik dengan kekeringan, namun musim ini dikenal dengan musim tanaman buah mulai berbunga. Adapun tanaman yang biasanya berbunga pada musim kemarau  adalah tanaman musiman, yaitu rambutan,manggis, mangga, durian, jambu, kedondong, alpukat, jeruk, dll. Saat ini tanaman tersebut belum ada yang berbuah kecuali jeruk, selain itu ada tanaman buah yang sedang berbuah namun jarang di temukan yaitu sawo bludru dan diperkirakan mulai bulan Agustus buah ini mulai matang.

Jika melihat kondisi tanaman buah dan situasi musim sekarang ini, maka diperkirakan mulai awal Agustus banyak  tanaman rambutan dan mangga berbunga, namun hal ini tergantung dari kondisi lingkungan serta penyiramannya. Bahkan sebagaian tanaman mangga saat ini sudah ada yang berbunga. Selanjutnya pada bulan september diperkirakan mulai nampak banyak tanaman buah mulai berbuah, jika pada saat itu turun hujan maka menyebabkan banyak buah yang rontok sehingga mengurangi jumlah buah ketika di panen.

Musim kemarau selain mendatangkan kesusahan pada sebagian orang, namun pada musim ini banyak tanaman buah mulai berbuah, semakin panjang musim kemarau dan hampir tidak terjadi hujan maka  biasanya menghasilkan panen buah yang melimpah. Satu hal yang menjadi ciri khas pada musim kemarau adalah saat dimana tanaman buah mulai berbunga, selanjutnya menghasilkan calon buah yang masih kecil. Pada saat itu biasanya banyak kumbang yang beterbangan menghisap madu, tercium aroma wangi yang khas buah.

Nuansa musim kemarau di pedesaan sangat terasa, selain wangi bunga juga  pada sore hari dimana angin bertiup sepoi-sepoi  menerpa kuncup-kuncup bunga dan menyebabkan sebagaian serbuk sari dan kuntum bunga jatuh ke tanah, suara kicau burung yang terbang diantara bunga serta mencari sari madu seolah-olah menyambut lahirnya calon buah. Pada pagi hari di bawah tanaman banyak terdapat rontokan kuntum bunga yang jatuh karena sudah menghasilkan calon buah, selain itu ada sebagian buah yang masih kecil yang jatuh ke tanah.

Setelah banyak buah yang mulai nampak di antara rerimbunan pohon, maka tanpa terasa akan nampak sebuah atau setangkai buah yang mulai matang, hal ini terlihat dari warna kulitnya. Biasanya terjadi pada buah rambutan, dimana nampak kulitnya mulai menguning dan merah. Jika ini terjadi maka akan disusul oleh buah-buah yang lain. Peritiwa ini mengawali musim buah yang sudah datang, hampir disetiap tempat yang ada pohon buah akan nampak buah yang matang, mulai dari rambutan, jambu, mangga. Adapun untuk buah durian, alpukat, manggis biasanya masih kecil-kecil karena buah ini termasuk buah yang lama untuk mencapai waktu panen.

Pada musim buah, biasanya banyak buah yang jatuh sehingga mengundang anak-anak kecil mencari buah di  bawah pohonnya, hal tersebut terjadi ketika pada sore hari karena angin bertiup kencang. Hal tersebut sudah lazim terjadi sejak dulu.

Buah-buahan musiman berbuah pada satu kali dalam setahun dan biasanya mulai berbuah pada musim kemarau dan berakhir pada awal musim penghujan, bermacam-macam buah mulai berbuah dan matang tidak bersamaan sehingga selama musim kemarau sampai awal musim penghujan akan muncul jenis-jenis buah yang berbeda-beda.

Musim kemarau selain menyebabkan tanaman sebagian daunnya rontok dan tanah menjadi kering, namun pada  saat itu akan muncul buah yang menghiasi pepohonan dan memberikan warna yang khas pada setiap tahun berjalan serta mendatangkan manfaat bagi semua orang. Musim kemarau adalah siklus tahunan yang selalu terjadi setiap tahun dengan aneka warna kondisi yang selalu menghiasinya. Indonesia Tanah Airku

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: